Jakarta– Istilah love language sudah cukup populer dan digunakan secara luas dalam konteks hubungan interpersonal dan komunikasi, seperti yang ditulis dalam buku karya Gary Chapman, “The 5 Love Languages” yang merujuk pada cara individu memberikan dan menerima cinta.
Dalam membentuk karakter anak, love language berpengaruh penting dalam memberikan cinta yang dapat mempengaruhi perkembangan emosional dan kognitif mereka. Ketika Mama dan Papa mengenali dan menggunakan bahasa cinta yang sesuai dengan kebutuhan anak, hal ini bisa membantu mengembangkan keterampilan sosial yang sehat pada anak.
Jika ditemui seorang anak memiliki love language berupa ucapan penyemangat yang terus menerus dapat membantu anak dalam mengembangkan sikap positif terhadap dirinya sendiri. Di sisi lain, apabila love language anak adalah waktu yang berkualitas, maka menghabiskan waktu bersama mereka dapat membantu mengembangkan keterampilan komunikasi yang efektif. Berikut beberapa love language yang perlu Mama dan Papa ketahui :
- Word of affirmation
Anak yang bahasa cintanya mencakup pujian sering kali tumbuh dengan rasa percaya diri yang kuat. Ketika Mama dan Papa secara konsisten memberikan pujian, penghargaan, dan kata-kata positif, anak merasa dihargai dan diterima.
- Acts of service
Anak yang memiliki love language acts of service akan belajar untuk lebih menghargai dan memahami kebutuhan orang lain. Apabila Mama dan Papa secara aktif melayani anak, mereka akan belajar berbagai hal, seperti tanggung jawab dan empati. Love language ini cenderung meningkatkan karakter yang penuh kasih sayang dan peduli pada orang lain.
- Receiving gifts
Anak dengan love language ini cenderung menghargai hal-hal kecil dalam hidupnya. Mereka akan melihat apa sih arti di setiap hadiah yang diberikan dan sering kali mempunyai kesadaran yang cukup besar akan membagikan kebahagiaan terhadap orang lain. Tak jarang juga anak dengan memiliki love language ini memiliki imajinasi yang lebih tinggi.
- Quality time
Melalui waktu berkualitas yang dihabiskan bersama, anak-anak dengan love language ini akan belajar untuk memahami dan menghargai kehadiran orang lain. Mama dan Papa harus tahu bahwa mereka akan belajar untuk menghargai perbedaan pendapat. Tentunya ini akan membantu mereka tumbuh menjadi individu yang dapat bekerja sama dengan baik.
- Physical touch
Memberikan sentuhan fisik yang positif, seperti pelukan dengan penuh kasih sayang dari Mama dan Papa dapat membantu anak merasa aman secara emosional. Tak jarang mereka belajar untuk mengungkapkan perhatian kepada orang lain melalui sentuhan fisik.
Love language tentunya mempunyai pengaruh yang signifikan dalam membentuk karakter anak, karena bahasa cinta merupakan bagaimana cara anak menerima dan mengungkapkan cinta dan kasih sayang. Ketika Mama dan Papa mendukung love language pada anak, mereka dapat memberikan perhatian yang sesuai dengan kebutuhannya.




