Tidak terasa Tahun 2020 akan segera berakhir dan memasuki tahun 2021, menandakan bahwa asesmen nasional akan segera dilaksanakan. Sebagaimana yang telah disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) bahwa Asesmen akan dilaksanakan pada Bulan Maret, April untuk jenjang SMP dan SMA. Dilansir dari kompas.com, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menjelaskan bahwa Asesmen Nasional di tahun 2021 nanti diadakan untuk mengevaluasi capaian peserta didik secara individu, tetapi juga mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan. Hasil Asesmen ini akan menjadi cermin untuk melakukan refleksi dan perbaikan mutu pendidikan Indonesia.
Agar Bapak/Ibu Guru lebih paham mengenai Asesmen Nasional ini, Diginusa akan memaparkan beberapa hal penting mengenai Asesmen Nasional berdasarkan penjelasan Kemendikbud.
– Apa itu Asesmen Nasional?
Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.
-
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)
AKM merupakan asesmen yang akan dilakukan oleh siswa/i yang tujuanya untuk mengukur kemampuan berpikir atau kognitif siswa. Tujuan dari AKM adalah agar siswa mendapatkan Literasi Membaca (kemampuan memahami, menggunakan, mengevaluasi bacaan sehingga mendapat pemahaman). dan Literasi Numerasi (Kemampuan berpikir dengan menggunakan data, fakta, dan rumus matematika sehingga dapat diterapkan dalam pemecahan masalah).
Teknis Pelaksanaanya?
-
Pengerjaan AKM akan dilakukan di komputer
-
Dilakukan selama 2 hari
Hari 1 : Literasi Membaca (75 menit untuk kelas V & 90 menit untuk kelas VIII & XI)
Hari 2 : Literasi Numerasi (75 menit untuk kelas V & 90 menit untuk kelas VIII & XI)
-
Peserta Kelas V, VII, XI
-
Kelas V akan mengerjakan 30 soal
Kelas VIII dan XI akan mengerjakan 36 soal
-
Survei Karakter
Tujuan dari Asesmen Survei Karakter ini adalah bentuk upaya untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Melalui pendidikan karakter ini ingin ditanamkan nilai-nilai Pancasila pada pelajar.
Teknis pelaksanaan?
-
Dilakukan hanya 1 hari bersamaan dengan Tes Literasi Membaca
-
Waktu pelaksanaan 20 menit untuk SD, dan 30 menit untuk SMP & SMA
-
Bentuk soal bersifat personal, agar setiap siswa memiliki jawaban berbeda. Jawaban akan digunakan untuk melihat dan mengetahui karakter murid di sekolah tersebut.
-
Survei Lingkungan Belajar
Program Merdeka Belajar bertujuan untuk memajukan pendidikan Indonesia dengan menciptakan lingkungan kelas yang menyenangkan dan bahagia (happy learning). Tujuan lainnya adalah untuk meringankan beban guru, peserta didik, dan orang tua siswa. Program ini dikhususkan hanya untuk guru dan kepala sekolah.
Konsep Tes = Asesmen dikerjakan guru dan kepala sekolah untuk mengetahui input, proses dan lingkungan belajar.
Tujuan = Mengetahui proses belajar mengajar serta suasana yang menunjang pembelajaran di sekolah.

