Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pendidikan, Diginusa ingin selalu membantu sekolah-sekolah untuk dapat memberikan pengajaran yang maksimal bagi siswa-siswinya. Dikarenakan krisis covid-19 yang tak kunjung reda, sekolah diharuskan meniadakan pembelajaran tatap muka, dan diubah menjadi sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Namun, di masa PJJ ini masih banyak sekolah  yang belum bisa membuat metode pembelajaran yang tepat untuk siswanya, atau memanfaatkan platform digital sebagai penunjang PJJ.

                  Menanggapi situasi yang terjadi, Diginusa cabang Surabaya membuat program yang diperuntukan bagi sekolah-sekolah yang belum bermitra dengan Diginusa. program ini bertujuan agar sekolah-sekolah tersebut mampu menyusun skema pembelajaran jarak jauh mulai dari konsep sampai kepada implementasinya. Penyusunan skema dilakukan dengan cara sosialisasi konsep PJJ yakni konsep belajar daring khususnya mata pelajaran TIK, yang mana konsep ini sebenarnya dapat diaplikasikan ke mata pelajaran lain. Sedangkan, implementasinya dilakukan dengan mengadakan workshop berbayar bagi guru-guru untuk dapat membuat materi digital sebagai bahan PJJ, seperti membuat ebook dan video tutorial.

                  Pada workshop yang akan diadakan, Diginusa menawarkan dua paket workshop yang dapat diikuti tiap guru, paket pertama berisi pelatihan untuk membuat mapping PJJ, membuat ebook, pelatihan video editing, dan video tutorial. Paket kedua Diginusa menawarkan pelatihan bagi guru untuk dapat memanfaatkan platform digital seperti google classroom, google meet, dan aplikasi editing seperti power direct. Untuk biaya yang dikenakan untuk mengikuti workshop ini adalah 3 juta rupiah untuk 20 orang, dan jika melebihi dari 20, orang selanjutnya akan dikenakan biaya 100 ribu per orang. Tiap peserta yang mengikuti workshop, akan diberikan sertifikat elektronik dari Diginusa.

Marketing Diginusa yang juga adalah Trainer pembelajaran digital Diginusa, Unggul Lenggono mengungkapkan bahwa yang akan diajarkan pada workshop ini merupakan strategi yang dibutuhkan di masa pandemi ini, workshop kali ini akan mengajarkan guru bagaimana memetakan proses belajar yang tepat untuk melaksanakan pembelajaran daring dan membuat belajar lebih menarik.

                 Sejauh ini sudah tiga sekolah yang mengikuti workshop ini, antara lain SD Anur Surabaya, SD At taqwa Surabaya, dan SD Darussalam Gresik. program ini adalah sebagai bentuk komitmen dan kepedulian Diginusa terhadap sekolah di Jawa Timur. Diharapkan sekolah tetap mampu memberikan pengajaran yang maksimal untuk murid-muridnya di tengah masa krisis ini.