Pada Januari 2020 lalu, Diginusa mengadakan seminar Pendidikan bertajuk Road to Education 4.0. Seminar ini mengajak para pemimpin sekolah melihat kondisi pendidikan yang mengarah pada pendidikan 4.0. Pendidikan 4.0 merupakan pendidikan yang merespon perkembangan teknologi digital dan mengimplementasikannya ke dalam proses pembelajaran. Hal ini seiring dengan perkembangan industri era 4.0 yang menghadirkan bidang industri baru berbasis teknologi digital. Sekolah sebagai institusi pendidikan harus mampu melahirkan anak didik yang siap menghadapi industri 4.0. Infrastruktur pendidikan 4.0 perlu dibangun, baik secara fasilitas sampai dengan sumber daya manusia yang kompeten.

Melalui seminar ini, Diginusa memberikan literasi digital berupa pemahaman tentang seluk beluk pendidikan 4.0, mulai dari big data dan pengelolaannya, IoT (Internet of Things), dan literasi numerasi serta coding. Materi tersebut dibawakan oleh Kepala Program Studi Teknik Informasi, UNESA yaitu Bapak Salamun Rohman Nudin, S.Kom., M.Kom.

Bapak Salamun Rohman Nudin Sedang Menyampaikan Materi Big Data dan Internet of Things

 

Pada sesi pertama, Pak Salamun menjelaskan bahwa sekolah dapat mengelola sendiri data yang didapatkan (big data) sehingga dapat dimanfaatkan secara langsung untuk kebutuhan siswa maupun orang tua. Selain itu, ia juga menjelaskan teknologi Augmented Reality yang sudah banyak dikembangkan untuk kebutuhan pembelajaran digital serta coding yang notabenenya sekarang menjadi salah satu keterampilan era digital yang harus dimiliki. Seminar ini juga mengenalkan peserta mengenai kurikulum ICT dan penerapannya. Demo coding sebagai implementasi teori dilakukan pada saat coffee breakdan seusai seminar, sehingga peserta mendapat gambaran yang nyata mengenai pembelajaran ICT ke depannya.

Penerapan teknologi digital juga dilakukan oleh panitia seminar; mulai dari undangan, formulir pendaftaran, hingga registrasi ulang. Panitia acara menggunakan scan barcodeuntuk proses registrasi ulang sehingga meminimalkan penggunaan kertas. Seminar Pendidikan yang dilaksanakan di Hotel Amaris, Darmo ini dihadiri oleh 70 Kepala Sekolah SMP dan SMA serta Ketua Yayasan sekolah-sekolah di Surabaya. Diharapkan, melalui seminar ini sekolah dapat memanfaatkan teknologi secara lebih luas dan menghasilkan anak didik yang memiliki keahlian teknologi digital.